Pastikan situs kami semakin bermanfaat setiap kali Anda datang berkunjung dengan mengaktifkan cookie sehingga kami bisa mengingat perincian seperti bahasa pilihan Anda, demi meningkatkan pengalaman jelajah Anda. Oke

Sebagai penanda berakhirnya panen musim gugur, Mid-Autumn Festival sejatinya merupakan momen untuk memanjatkan syukur kepada dewa-dewi.

Pada masa ini, bulan pun bersinar paling terang, sehingga legenda-legenda tentang bulan selalu dikaitkan dengan perayaan ini. Terutama kisah Chang Er, istri seorang raja lalim yang menenggak ramuan keabadian yang hendak diminum suaminya demi menyelamatkan rakyat dari kekuasaan tiran lelaki itu.

Konon dia kemudian terbang ke bulan dan semenjak itu dipuja oleh orang Tionghoa sebagai Dewi Bulan.

Ketika senja tiba

Karena esensi dari Mid-Autumn Festival ialah menghormati bulan, perayaannya baru dimulai penuh setelah matahari terbenam.

Pesta menatap bulan adalah cara yang digemari untuk menikmati momen ini, saat keluarga dan handai tolan duduk di taman yang diterangi cahaya lembut lampion kertas, menyeruput teh, menyantap kue bulan, dan, jika tersambar ilham, menulis puisi dengan gaya Dinasti Tang.

Lautan cahaya lampion
Mid-Autumn Festival digemari anak-anak karena mereka dapat kesempatan untuk menggantung lampion.

Festival ini digemari anak-anak karena mereka mendapatkan esempatan untuk menggantung lampion.

Pencinta tradisi biasanya memilih lampion yang diterangi lilin – versi kertas hias atau kertas kaca multiwarna dan rangka kawat yang lebih rumit serta mendapatkan dibentuk menjadi apa pun, mulai dari mobil hingga karakter kartun.

Ada juga versi lampion yang mengalunkan musik dengan menggunakan baterai – tapi semua terserah ke selera masing-masing.

Saksikan dari dekat lampion yang sesungguhnya di beberapa perayaan di sekitar pulau, terutama di Chinatown di mana lampion-lampion besar nan cantik akan dipamerkan – keajaiban karya seni, dan keahlian tradisional. Anda juga bisa mencicipi kue bulan dan teh sedap di bazar jalanan, menonton pertunjukan malam dan menyaksikan kompetisi melukis lampion.

Yang Unik

Keranjingan kue bulan

Tidak diragukan lagi, kue bulan merupakan sajian utama dalam Mid-Autumn Festival. Konon kue ini berjasa dalam kemerdekaan dinasti Yuan di RRC dari kekuasaan Mongolia, setelah para pemberontak mengorganisir perlawanan dengan menyebarkan pesan-pesan yang diselipkan dalam kudapan musiman ini. Hari ini tersedia beragam variasi kue bulan, mulai dari versi tradisional dengan isian biji teratai dan kuning telur, hingga yang kulitnya seputih salju dan berisi apa pun dari cokelat sampai champagne truffle. Kudapan ini paling sedap dinikmati dengan secangkir teh Tiongkok kental sebagai penetral rasa.

#sgmidautumnfestival di instagram